Mengurangi Karbohidrat Bisa Menurunkan Berat Badan?

Mengurangi Karbohidrat Bisa Menurunkan Berat Badan?

Mengurangi Karbohidrat Bisa Menurunkan Berat Badan?DietCepatAlami.com – Sering kita mendengar bahwa untuk menurunkan berat badan, anda harus mengurangi asupan karbohidrat terutama nasi. Jika ingin kurus kurangi karbohidrat, bahkan yang lebih esktrimnya lagi anda bahkan dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sama sekali dan makanlah makanan berprotein, alasannya karena protein tidak tersimpan di dalam tubuh melainkan dibuang. Untuk menurunkan berat badan ternyata tidak semudah hanya dengan mengurangi asupan karbohidrat saja.

Karbohidrat menjadi 1 dari 3 sumber energi pokok yang kita butuhkan. 2 diantaranya yakni protein dan lemak. Kebanyakan orang  saat mendengar kata karbohidrat selalu berfikirnya nasi putih, roti, gula, pasta, dan seterusnya, padahal jenis makanan ini tergolong karbohidrat jelek. Dan perlu anda ketahui bahwa cukup banyak jenis sayur-sayuran yang kaya akan kandungan karbohidrat? Sama halnya dengan buah-buahan, gandum, dll. Bila anda ingin tetap langsing dan sehat, tentunya dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat baik tersebut, apalagi karena makanan-makanan tersebut mengandung phytonutrient.

Phytonutrient merupakan nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan tubuh kita dan juga bersifat menyembuhkan. Selain itu, juga dapat aktif melakukan pembakaran lemak di dalam tubuh, mengandung antioksidan, serta meperlambat proses penuaan dini.

Mari kita amati apa yang akan terjadi bila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Seperti diketahui bahwa karbohidrat adalah sumber dari gula pada saat anda diet. Jika gula ini ada di dalam minuma semisal soda dan berdiri sendiri, makan dapat membahayakan tubuh seseorang. Akan tetapi bila gula dikonsumsi bersama-sama dengan kandungan gizi lain, seperti mineral, serat, vitamin, phytonutrients yang dapat ditemui pada yang tidak diproses, maka justru akan membantu menurunkan berat badan anda.

Bila seseorang mengkonsumsi gula apapun jenis dan bentuknya, pangkreas akan memproduksi hormon yang dikenal dengan insulin. Tugas hormon ini yakni membantu zat gula agar dikirim ke dalam sel tubuh. Setelah gula berada di dalam sel, maka diubahlan menjadi energi atau secara sederhananya, semakin banyak jumlah sel di dalam tubuh kita, maka  intesitas pembakaran juga semakin tinggi, jadi keliru jika anda ingin kurus tapi tidak pernah mau berolahraga. Bila anda mengkonsumsi gula terlalu berlebihan, maka sisa yang tidak dibutuhkan sel tubuh kita akan tersimpan dan digunakan jika dibutuhkan lagi.

Tubuh memproduksi hormon insulin untuk transportasi saat kita makan gula. Dalam beberapa saat, jika anda makan sedikit gula lagi, maka hal yang sama akan terjadi. Begitulah seterusnya tanpa anda sadari. Namun, akan muncul masalah jika terlalu banyak gula yang anda konsumsi. Pada saat anda makan gula dalam jumlah yang banyak, apalagi jenis gula yang terserap dengan cepat, maka kadar hormon insulin dalam darah pun meningkat dengan cepat. Lambat laun, tubuh menjadi kebal terhadap situasi tersebut, dan inilah yang disebut dengan resistensi insulin.

Semakin sering hal tersebut terjadi, maka tubuh pun semakin kebal. Semakin lama maka akan semakin kebal hingga akhirnya tubuh kita tidak peka lagi terhadap hormon insuline. Selanjutnya, pangkreas akan terus berusaha meprodukduksi hormon insuline lebih untuk mengulangi hal tersebut. Inilah yang mengakibatkan siklus menjadi berbahaya. Saat tubuh kita mengandung kadar insuline yang lebih tinggi dari kadar gula maka tubuh akan diperintahkan mengkonsumsi gula lebih banyak agar tetap seimbang. Sayangnya, setiap anda memenuhi kebutuhan tersebut dengan makan gula, kadar insulin semakin meningkat lagi sehingga dibutuhkan gula lebih lagi, begitu seterusnya. Jika keadaan terus menerus terjadi, maka tubuh kita mengandung banyak gula. lemak pun tidak dibakar dan sudah tentu menghambat metabolisme tubuh.

Jadi mulai sekarang anda perlu memperhatikan jenis karbohidrat yang anda konsumsi. Beda jenis karbohidrat akan diubah diubah yang berbeda pula kecepatannya. Bila terlalu banyak gula  di dalam tubuh, kadar hormon insuline akan meningkat dengan cepat, hal inilah yang sering membahayakan.

Ada berbagai jenis karbohidrat yang dibakar lebih lambat, butuh waktu yang lama agar diubah menjadi gula, sehingga kadar hormon insuline menjadi lebih stabil. Membuat tubuh tetap sehat, dan optimalnya metabolisme di dalam tubuh.