Mengenal Jenis-Jenis Lemak Sebelum Diet

Mengenal Jenis-Jenis Lemak Sebelum Diet

Mengenal Jenis-Jenis Lemak Sebelum DietDieCepatAlami.com – Diet makanan rendah lemak dapat membantu anda menurunkan berat badan, atau menjaga berat badan yang ideal dan tetap sehat. Menjaga berat badan ideal dan menjaga pola makan yang sehat dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung, diabetes, stroke dan jenis kanker tertentu. Terdapat juga beberapa keadaan yang mengharuskan diet rendah lemak, seperti pada gangguan hati dan batu empedu.

Jika anda ingin menurunkan berat badan, makanlah makanan yang mengandung kalori yang lebih rendah daripada jumlah kalori yang akan terbakar pada saat anda olahraga. Makanan yang tinggi lemak mengandung banyak sekali kalori, jadi hindarilah makanan berlemak untuk mengurangi berat badan anda. Makanan yang sangat manis juga mengandung kalori yang sangat tinggi, akan tetapi lemak mengandung kalori dua kali lebih banyak dibandingkan kalori dalam 100 gram gula.

Kenalilah jenis lemak-lemak yang ada di sekitar kita. Tidak semua lemak buruk bagi tubuh. Walaupun lemak mengandung tinggi kalori, kita tetap memerlukan lemak dalam diet harian kita. Beberapa tipe lemak sebenarnya baik untuk kesehatan kita.

Perbedaan beberapa jenis lemak tersebut adalah sebagai berikut:

Lemak jenuh
Umumnya didapatkan pada produk hewan, misalnya lemak pada daging, mentega, susu full cream dan lain-lain. Lemak jenuh memegang peranan dalam diet yang sehat, tapi sebaiknya kurangilah produk makanan yang mengandung lemak jenuh terlalu tinggi sebisa mungkin. Hal ini memperkecil resiko anda terkena serangan jantung.

Lemak Trans
Beberapa minyak yang berasal dari tumbuhan telah diolah sedemikan rupa sehingga lemak jenis ini akan sangat berbahaya bagi tubuh. Lemak ini sering digunakan dalam pengolahan makanan, misalnya kue dan biskuit. Juga bisa didapatkan pada makanan cepat saji. Karena lemak trans berbahaya bagi tubuh anda, maka hapuslah jenis lemak ini dari daftar diet anda.

Lemak Tak Jenuh
Lemak jenis ini umumnya berasal dari sayuran, kacang-kacangan dan buah. Lemak ini dibagi kedalam :

  • Lemak tak jenuh rantai ganda, misalnya minyak bunga matahari, dan minyak jagung.
  • Lemak tak jenuh rantai tunggal, misalnya minyak zaitun

Asam lemak Omega-3
Lemak ini utamanya berasal dari minyak ikan, misalnya ikan sarden, salmon, makarel,dan tuna segar. Asam lemak Omega-3 juga terdapat dalam kacang-kacangan dan biji-bijian, khususnya pada tanaman Flax Seed. Asam lemak Omega-3 dapat mencegah penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan anda.

Lemak tak jenuh mengandung banyak kalori seperti lemak jenuh. Akan tertapi lemak tak jenuh dapat menjadi bagian dari diet sehat anda. Jika anda sedang menurunkan berat badan, pastikan untuk tidak mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung lemak tak jenuh.

Anda juga dapat melihat komposisi lemak tak jenuh dan lemak jenuh pada label makanan. Label makanan ini memberikan daftar setiap jenis lemak dalam makanan. Anda juga dapat melihat jumlah kalori bahkan protein yang terkandung dalam makanan. Akan menjadi kebiasaan yang baik jika anda membaca label makanan setiap kali anda membeli makanan.