Mengapa Gula Bisa Menyebabkan Kegemukan?

Mengapa Gula Bisa Menyebabkan Kegemukan?DietCepatAlami.c0m – Siapa yang tidak suka gula? Sebagian besar dari kita menyukai si manis ini. Gula ini termasuk ke dalam golongan karbohidrat yang sederhana. Benarkah gula bisa menyebabkan kegemukan?

Di sekitar kita terdapat banyak sekali jenis gula. Namun, secara umum ada tiga jenis gula sederhana yang bisa kita konsumsi, yaitu glukosa yang bisa didapatkan dalam dextrosa dan gula darah, fruktosa atau levulosa dikenal sebagai gula buah, dan galaktosa terdapat dalam susu. Glukosa adalah jenis gula sederhana yang paling banyak kita konsumsi dalam diet harian kita.

Glukosa digunakan dengan cepat oleh sel. Glukosa ini merupakan karbohidrat sederhana yang digunakan sebagai bahan baku utama bahan bakar pembentuk energi, utamanya sel-sel otak. Saat kita makan, karbohidrat kompleks yang masuk ke dalam saluran cerna kita akan dipecah menjadi karbohidrat sederhana melalui serangkaian kerja enzim-enzim perncernaan dalam mulut, lambung dan usus kita. Glukosa ini sangat diperlukan tubuh dalam menunjang aktivitas sehari-sehari. Orang yang kekurangan glukosa, akan kekurangan energi, dan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari sebagaimana mestinya.

Sebagian besar menu makanan harian orang Indonesia mengandung karbohidrat berlebih. Contohnya saja, makan pagi dengan nasi goreng dan teh manis, ngemil kue cokelat sebelum makan siang, makan siang dengan nasi putih dan ayam goreng tepung, dan seterusnya. Lihat, betapa banyaknya karbohidrat yang masuk ke tubuh kita dalam sehari. Saat tubuh memiliki cadangan glukosa yang berlebihan, maka glukosa yang berlebihan akan disimpan sebagai protein. Jika masih berlebihan juga, maka glukosa akan disimpan menjadi lemak.

Apakah konsumsi glukosa yang berlebihan dapat menyebabkan kegemukan?

Jawabannya tidak selalu. Kenyataannya banyak orang kurus yang mengkonsumsi lebih banyak glukosa dibandingkan orang gemuk. Hanya saja konsumsi glukosa yang berlebih dalam jangka waktu yang lama, akan menyebabkan meningkatnya kadar glukosa darah. Peningkatan kadar glukosa darah ini lama kelamaan akan menyebabkan resistensi insulin. Pada orang sehat, glukosa secara otomatis diserap oleh sel-sel. Tubuh menggunakan insulin yang dihasilkan oleh sel B pankreas untuk membuka reseptor sel sehingga glukosa bisa masuk. Akan tetapi pada orang yang menderita diabetes, terjadi resistensi insulin sehingga gula darah tidak dapat masuk.

Rahasia Perut Ramping DLM 5 DETIK

Solusi terbaik dan tercepat untuk anda yang menginginkan bentuk perut dan pinggang yang seksi. Anda tampil langsing dalam sekejap. SELENGKAPNYA DI SINI

Diet rendah gula membantu seseorang terhindar dari resiko obesitas dan penyakit lain yang diakibatkannya. Di samping itu, diet rendah lemak, dan memperbanyak konsumsi sayuran dan buah yang tinggi serat dapat membantu menurunkan berat badan yang berlebih. Yang tidak kalah pentingnya adalah olahraga untuk membakar glukosa yang berlebih menjadi energi agar tidak menumpuk menjadi lemak.