Kenali Penyebab Laten Kenapa Kamu Selalu Merasa Lapar

DietCepatAlami.com – Apakah kamu seringkali dilanda rasa lapar, padahal kamu gak sedang diet atau bahkan sudah makan cukup banyak di waktu makan sebelumnya? Hati-hati, sebab bila rasa lapar yang seolah tak berdasar ini terus dituruti, bisa-bisa kamu menimbun kelebihan kalori di penghujung hari.

Kamu tentu tak rela tubuhmu jadi gemuk gara-gara lapar yang tak diundang, ‘kan? Nah, agar bisa mengantisipasi rasa lapar yang terus-terusan ini, kamu perlu memahami penyebab-penyebab latennya berikut ini.

1. Kurang Tidur

Image credit; ibtimes.co.uk

Image credit; ibtimes.co.uk

Waktu tidur ternyata dapat mempengaruhi rasa lapar secara langsung. Bila tidurmu kurang, kamu cenderung mudah merasa lapar. Ini karena jangka tidur yang pendek mengurangi pelepasan hormon leptin yang berfungsi menekan nafsu makan, dan meningkatkan kadar hormon ghrelin yang memicu nafsu makan.

Agar nafsu makanmu kembali normal, pastikan kamu memperoleh tidur yang cukup setiap malam—setidaknya tujuh sampai delapan jam.

2. Dehidrasi

Image credit: womansday.com

Image credit: womansday.com

Sebenarnya kamu itu merasa lapar atau cuma haus? Dehidrasi ringan sering disalahartikan sebagai rasa lapar. Kita merasa ngidam sesuatu dan mengartikannya sebagai lapar, padahal kamu cuma butuh satu atau dua gelas air.

Air juga diperlukan agar sel-sel tubuh kita bisa memanfaatkan nutrisi yang diperoleh dari makanan. Kurangnya ketersediaan nutrisi membuat tubuh kita menginginkan makanan. Jadi, mengkonsumsi air putih secara rutin sangat penting; jangan menunggu haus!

Meminum air putih di sela-sela jam makan membuat kita merasa lebih kenyang dan membantu mengendalikan nafsu makan. Tapi, hindari minum terlalu banyak air sesaat sebelum, selama, dan setelah makan. Hal ini dalam melemahkan enzim pencernaan dan menimbulkan dampak kurang baik bagi sistem pencernaan kita.

3. Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat

Image credit: au.lifestyle.yahoo.com

Image credit: au.lifestyle.yahoo.com

Pernahkan kamu mengalami situasi semacam ini? Hari ini kamu merasa kelaparan, padahal kemarin baru saja makan begitu banyak di pesta. Sebenarnya apa yang terjadi?

Hm, mungkin saja kamu mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat. Karbohidrat diserap tubuh dengan cepat sebagai glukosa. Ini menyebabkan insulin dilepaskan dalam jumlah banyak agar glukosa tersebut dimanfaatkan sebagai energi. Nah, ketika glukosa disingkirkan dengan cepat dari darah ke dalam sel, hal ini memicu rasa lapar dan keinginan akan karbo.

Untuk menghindari hal ini, kurangi karbo olahan (misalnya kue-kue manis, roti gandum, dan soda) dan konsumsi karbohidrat kompleks secukupnya (seperti ubi atau beras merah) yang dikombinasikan dengan protein dan sayuran hijau.

4. Menstruasi dan Pramenstruasi

Image credit: ask.com

Image credit: ask.com

Nafsu makan pada wanita umumnya meningkat pada paruh kedua siklus menstruasi dan menjelang menstruasi. Meningkatnya nafsu makan, khususnya karbohidrat, juga menjadi salah satu gejala PMS bagi sebagian wanita. Hal ini umumnya berhubungan dengan fluktuasi hormon, tapi bisa juga karena sebab khusus, seperti meningkatnya sensitivitas insulin atau rendahnya kadar serotonin.

Untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan mengelola keinginan makan, kamu sebaiknya berfokus untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein—seperti telur, ikan, daging, dan kacang-kacangan—setiap kali makan. Selain itu, kurangi asupan karbohidrat olahan serta gula.

Oh iya, kafein ternyata juga memberi efek yang yang buruk bagi keseimbangan hormon, Jadi, hindari dulu untuk sementara waktu.

5. Stres

Image credit: chronobiology.com

Image credit: chronobiology.com

Bahkan hal-hal sederhana yang memicu stres ringan, seperti kehilangan kunci, ponsel, atau dompetmu, bisa membuat kamu tergoda meraih cemilan, lho. Ada alasannya mengapa stres bisa memicu rasa lapar.

Saat stres, kadar kortisol dalam darah meningkat sementara waktu dan membuat nafsu makanmu bertambah. Tubuhmu mengira kamu barusan melalui pertarungan atau kabur dan merasa perlu mengisi ulang energi. Inilah mengapa mereka yang memiliki gaya hidup dengan tingkat stres tinggi selalu merasa lapar.

Untuk menjaga agar tingkal energi dan gula darah tetap stabil, makanlah secara teratur. Konsumsi sarapan, makan siang, dan makan malam yang diselingi dengan cemilan sehat. Hindari konsumsi karbo di atas jam 6 sore.

Inilah cara kempiskan perut buncit secara sehat dalam hitungan hari saja!

Nah, dengan mengetahui penyebabnya, mudah-mudahan kamu gak terus-terusan lapar lagi, ya!