Fakta Diet Korset

Fakta Diet KorsetSejak berabad-abad yang lalu, korset banyak digunakan para wanita untuk mengecilkan ukuran pinggang maupun perut setelah kehamilan. Namun kini korset telah menjadi tren diet di kalangan masyarakat. Berbagai home shopping menawarkan produk-produk turunan korset yang diberi nama shapewear. Mereka mengklaim bahwa produk tersebut mampu melangsingkan tubuh tanpa menjalankan serangkaian program diet tertentu ataupun olahraga.

Cara kerja korset diet atau shapewear ini adalah dengan menekan bagian tubuh yang menonjol dan bergelambir akibat timbunan lemak di kulit. Karena tekanan dari korset inilah sehingga tubuh akan tampak lebih berbentuk dan ramping. Sayangnya, ini hanya berlaku selama pemakaian korset saja dan tidak memberi efek untuk selanjutnya.

Produk shapewear yang ditawarkan dipasaran bahkan telah dilengkapi dengan logam-logam mineral dan batu magnet. Batu-batu tersebut diyakini mampu menghantarkan ion positif ke dalam tubuh, membantu proses pembakaran lemak dan juga memperlancar peredaran darah. Oleh karenanya diet korset ini dianggap efektif untuk melangsingkan tubuh.

Namun, sebagian dokter tidak setuju dengan metode diet ini karena akan berpotensi mengganggu kesehatan organ tubuh kita dikemudian hari. Para wanita di abad 16 dan 17 sangat suka memakai korset secara ketat, akibatnya letak organ tubuhnyapun berpindah.

Para ahli kesehatan lainpun saat ini telah mensosialisasikan bahaya pemakaian korset untuk diet. Dari situs woman.thenest.com terungkap bahwa tidak ada korelasi yang relevan antara penggunaan korset dan tubuh langsing. Sekalipun ion positif pada korset mampu membakar lemak, tapi bukan berarti dengan ini kalori tubuh akan langsung berkurang dan membuat tubuh jadi langsing.

Rahasia Perut Ramping DLM 5 DETIK

Solusi terbaik dan tercepat untuk anda yang menginginkan bentuk perut dan pinggang yang seksi. Anda tampil langsing dalam sekejap. SELENGKAPNYA DI SINI

Faktanya, korset justru akan menghambat aliran darah pada tubuh yang tidak terbungkus, pertumbuhan otot-otot pada remaja akan terganggu, rusuk akan tertekan ke dalam sehingga menimbulkan nyeri sendi. Pembakaran lemak akan jauh lebih efektif bila dilakukan dengan berolah raga dan mengatur pola makan. Meski hasilnya tidak instan, namun cara ini jauh lebih aman dan hasilnyapun lebih memuaskan jika dilakukan secara rutin.