≡ Menu

Home » Tips Diet » Benarkah Kurang Tidur Bikin Gemuk?

Benarkah Kurang Tidur Bikin Gemuk?

WSC

DietCepatAlami.com – Apakah kamu mendapatkan jam tidur yang cukup setiap harinya? Kita membutuhkan waktu tidur sekitar 7-8 jam sehari. Sayangnya, kesibukan beraktivitas membuat sebagian dari kita gak memperoleh waktu tidur yang ideal.

Padahal, kurang tidur ternyata bisa mempengaruhi berat badan, lho. Jelas ini bakal jadi kabar buruk buat kamu yang pengen menurunkan berat badan tapi gemar begadang! Tapi, mengapa kurang tidur bisa bikin gemuk, ya? Yuk, cari tahu lebih lanjut penyebabnya!

Pola Tidur Mempengaruhi Hormon-Hormon yang Berhubungan dengan Nafsu Makan

Image credit: blog.myfitnesspal.com

Image credit: blog.myfitnesspal.com

Ada dua hormon yang berperan terhadap nafsu makan kamu, yaitu leptin dan ghrelin. Keduanya memiliki fungsi yang bertolak belakang. Ketika tertidur, tubuhmu tidak merasakan lapar. Ini terjadi karena hormon leptin dilepaskan oleh tubuh untuk mengerem nafsu makan.

Sebaliknya, ketika kamu sedang terjaga, nafsu makanmu akan meningkat karena ghrelin yang mengirimkan sinyal lapar ke otak dilepaskan. Itulah sebabnya, bila kamu sering terjaga sampai larut, kamu mudah untuk merasa lapar  dan sukar menolak keinginan ngemil di malam hari.

Bila waktu tidurmu kurang, kadar ghrelin dalam tubuh akan meningkat, sementara kadar leptin berkurang. Hal inilah yang memicu pola makanmu di malam hari menjadi tak terkendali. Terlebih, orang yang kurang tidur cenderung mudah mengambil keputusan yang keliru yaitu memilih makanan yang tinggi kalori.

Bila hal ini terus terjadi, bisa-bisa kamu akan terus menimbun kalori berlebih tanpa disadari. Hal ini jelas gak sehat untuk berat badanmu.

Kurang Tidur Juga Membuat Metabolisme Terganggu

Image credit: medscape.com

Image credit: medscape.com

Selain kedua hormon yang mempengaruhi nafsu makan di atas, kurang tidur juga dapat mempengaruhi kinerja beberapa hormon lainnya. Beberapa di antaranya adalah hormon kortisol dan growth hormone (GH).

Hormon kortisol diproduksi ketika kamu terlelap dan berperan dalam pembakaran lemak. Bila tidurmu kurang, kadar kortisolmu menjadi rendah sehingga tubuhmu akan sukar membakar lemak. Hasilnya, tubuhmu akan menimbun lemak lebih banyak.

GH juga gak kalah pentingnya. Hormon yang satu ini memiliki peranan penting dalam pembentukan sel-sel baru, termasuk sel otot. Olahraga dan GH adalah cara ampuh untuk meningkatkan metabolisme, Sebab, semakin banyak kadar otot di tubuhmu, semakin tinggi pula tingkat metabolismemu.

Bila kamu terbiasa kurang tidur, sel-sel ototmu akan mengalami penyusutan. Sementara, hal ini juga membuat pelepasan GH juga kurang optimal, sehingga tubuhmu kesulitan membentuk otot baru. Akhirnya, metabolismemu pun bakal melambat.

Miliki Waktu Tidur yang Cukup dan Hindari Makan Berat Beberapa Jam Sebelum Tidur

Image credit: oddmattress.co.uk

Image credit: oddmattress.co.uk

Kini kamu mengerti pentingnya waktu tidur yang cukup, ‘kan? Untuk menjaga bobot tubuh ideal dan mencegah kenaikan berat badan, biasakan untuk tidur setidaknya 7 jam sehari mulai sekarang. Dengan demikian, produksi hormon leptin, GH, dan kortisol pun bisa maksimal.

Untuk mengoptimalkan kerja hormon kortisol, kamu juga disarankan untuk berhenti makan berat setidaknya 3 jam sebelum tidur. Dengan begitu, tubuhmu mampu membakar lemak lebih banyak selama kamu terlelap.

 

Pilihan terbaik bagi Anda yang SERIUS Ingin Menurunkan Berat Badan & Menginginkan Tubuh Ideal!

Jadi, masih pengen tidur terlalu larut, nih? Kalau mau tubuhmu lebih langsing, sebaiknya gak perlu, deh!