≡ Menu

Home » Diet Sehat » Bagaimana Cara Gula Membuat Anda…

Bagaimana Cara Gula Membuat Anda Kegemukan?

WSC

DietCepatAlami.com – Tiap jenis makanan mempunyai efek yang berbeda-beda, termasuk gula. Gula dalam bentuk sukrosa seperti halnya gula pasir dan gula jagung dipecah di dalam tubuh menjadi dua bentuk, yaitu glukosa dan fruktosa.

Bila glukosa sangat penting dalam metabolisme energi dalam tubuh kita, fruktosa justru hanya bisa dimanfaatkan oleh sel hati. Ketika konsumsi gula kita berlebih, sebagian besar fruktosa diubah menjadi lemak, yang akhirnya disekresikan ke aliran darah.

Lantas, bagaimana ya cara gula bikin Anda makin gemuk?

1. Fruktosa Menyebabkan Resistensi Insulin

Image credit: womentowomen.com

Image credit: womentowomen.com

Insulin merupakan salah satu hormon kunci yang mengatur metabolisme dan penggunaan energi dalam tubuh Anda. Hormon ini mengirimkan sinyal pada sel-sel tubuh seperti sel otot untuk memanfaatkan glukosa sebagai energi.

Ketika kita mengkonsumsi banyak karbohidrat, kadar glukosa dalam darah meningkat. Kelebihan glukosa dalam darah bisa menjadi bersifat racun sehingga insulin segera meningkat untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke dalam sel.

Bila terus-terusan dibebani asupan gula yang berlebihan, sel tubuh bisa menjadi makin kebal terhadap efek insulin, sehingga pankreas harus menambah dosis sekresi insulin untuk memindahkan glukosa ke sel. Kadar insulin yang meninggi terus-menerus bisa berujung pada penyakit diabetes tipe 2.

Insulin juga berfungsi mengirim sinyal ke sel lemak untuk menyimpan lemak dari aliran darah. Inilah sebabnya insulin yang tinggi membuat tumpukan lemak di dalam tubuh.

Sementara, tubuh juga kesulitan untuk mengakses lemak yang disimpan tersebut dan akhirnya mengirimkan sinyal lapar ke otak. Anda tentu tahu yang terjadi selanjutnya, ‘kan?

(Baca juga: Mengapa Gula Bisa Menyebabkan Kegemukan?)

2. Fruktosa Menyebabkan Resistensi Terhadap Leptin

Image credit: malibuvista.com

Image credit: malibuvista.com

Selain menimbulkan resistensi insulin, fruktosa juga bisa menyebabkan resistensi terhadap hormon leptin. Leptin adalah hormon untuk mengatur rasa lapar yang disekresikan oleh sel lemak.

Semakin besar sel lemak dalam tubuh Anda, makin banyak leptin yang disekresikan. Dengan begitu, otak menganggap bahwa tubuh cukup menyimpan lemak, sehingga tidak perlu makan. Kita pun tak merasakan lapar dan bisa makan lebih sedikit.

Tapi, kadar fruktosa yang tinggi bisa menghambat proses ini dan menimbulkan resistensi leptin. Hal ini membuat Anda tetap merasa lapar meski penyimpanan energi dalam bentuk lemak sudah mencukupi.

(Baca juga: Benarkah Kurang Tidur Bikin Gemuk?)

3. Fruktosa Tidak Mengenyangkan Seperti Halnya Glukosa

Image credit: weightlosswowfactor.com

Image credit: weightlosswowfactor.com

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2013 berusaha menguji efek fruktosa dan glukosa terhadap rasa kenyang dan tingkat asupan makanan. Dua puluh relawan yang sehat diberikan minuman yang diberi glukosa dan minuman yang diberikan fruktosa. Mereka lalu ditanyai dan otak mereka dipindai.

Ternyata, mereka yang minum glukosa merasa lebih kenyang dibandingkan dengan yang mengkonsumsi fruktosa, meskipun minumannya mengandung jumlah kalori yang sama.

(Baca juga: Kenali Penyebab Laten Kenapa Kamu Selalu Merasa Lapar)

4. Gula Membuat Anda Kecanduan

Image credit: veonoticia.com

Image credit: veonoticia.com

Bukan cuma rokok atau narkoba saja yang bisa menimbulkan adiksi, gula pun demikian. Ini karena gula menyebabkan rasa candu dan menimbulkan aktivitas dopamin pada pusat rasa senang di otak, seperti halnya narkoba.

Efek yang kuat pada otak ini menyebabkan sebagian orang mengalami keinginan mengkonsumsi gula yang terus-menerus meski sudah mengalami dampak negatif pada tubuhnya—misalnya kenaikan berat badan. Inilah salah satu tanda kecanduan gula.

(Baca juga: Kenali 7 Gejala Kamu Mengkonsumsi Terlalu Banyak Gula)

Pilihan terbaik bagi Anda yang SERIUS Ingin Menurunkan Berat Badan & Menginginkan Tubuh Ideal!

Ibarat lingkaran setan, konsumsi gula berlebih—terutama dalam bentuk fruktosa—akan membuat Anda sukar lepas darinya, sehingga kenaikan berat badan pun akan terus terjadi. Makanya, mulai sekarang kurangi asupan gula Anda!