Apa kaitan Metabolisme dengan Pembakaran Lemak?

Apa kaitan Metabolisme dengan Pembakaran Lemak?DietCepatAlami.com – Mungkin anda sangat sering mendengar kalimat ini ketika membahas hal yang berkaitan dengan bagaimana menurunkan berat badan. Orang dengan badan gemuk: “wah pasti metabolismenya sangat lambat” sementara bagi mereka yang kurus “wah…kamu beruntung sekali metabolisme kamu sangat bagus dan cepat, jadi makan apa saja kamu tidak akan kegemukan”. Memang benar, bahwa faktor genetik menjadi penentu metabolisme kita, namun tahukah anda jika metabolisme dapat berubah-ubah? Bahkan kecepatan metabolisme dapat kita program agar lebih baik.

Sebenarnya yang sering disebut sebagai metabolisme adalah Basal Metabolic Rate (BMR) yaitu jumlah energi yang tubuh kita butuhkan untuk tetap hidup, ketika kita dalam posisi berbaring tanpa melakukan apa-apa, bahkan saat perut sedang tidak mencerna. Seiring usia BMR akan semakin berkurang.

Berikut ini rumus yang sering digunakan untuk menentukan BMR:

Pria: BMR = 66 + [13.7 x berat badan(kg)] + [5 x tinggi badan(cm)] – [6.8 x usia(thn)]
Wanita: BMR = 655 + [9.6 x berat badan(kg)] + [1.8 x tinggi badan(cm)] – [4.7 x usia(thn)]

Jika anda melakukan berbagai kegiatan selain berbaring, maka BMR dikali dengan angka berikut:

  • Tidak aktif, tidak berolahraga atau hanya sesekali, bekerja kantoran: Pria: 1.4 | Wanita: 1.4
  • Ringan, beberapa kali olahraga setiaphari: Pria:1.5 | Wanita: 1.5
  • Sedang, Olahraga teratur: Pria: 1.78 | Wanita: 1.64
  • Berat, Pekerja berat atau atlit profesional: Pria: 2.1 | Wanita: 1.82

Contoh: Lina, wanita, berat banda 70kg, tinggi badan 167cm, usia 28, aktifitas sedang.
BMR = 665 + 672 +300 – 131 =1496
Kebutuhan energi = BMR x 1.64 = 2453.

Setelah anda sudah bisa meng-kalkulasi kebutuhan energi sehari-hari anda, membuat anda mengetahui berapa sebenarnya kebutuhan kalori untuk dapat melangsungkan hidup dan juga melakukan kegiatan sehari-hari. Namun hal tersebut sering disalahfahami oleh sebagian besar orang.

Mereka berfikir jika makan sedikit saja bisa membuat gemuk, berarti mereka harus mengurangi porsi makan mereka. Mengurangi porsi makan akan kurus, jadi semakin sedikit porsinya maka bisa kurus lebih cepat. Dari pemahaman seperti ini, hampir semua yang ingin menurunkan berat badan hanya makan sekali atau dua kali setiap hari.

Segelintir dari mereka yang mempunyai semangat keras ingin kurus berhasil mengurangi porsi makan mereka dan lebih giat berolahraga, dengan tujuan agar kalori yang masuk ke dalam tubuh akan berkurang. Apakah mereka berhasil menurunkan berat badan mereka? Ternyata hasilnya tidak berhasil. Mungkin ada satu atau dua orang yang berhasil, tetapi ketika berhenti dengan pola diet seperti itu, pola makan juga normal kembali, berat badan mereka kembali naik ke titik awal bahkan semakin bertambah gemuk.

Seperti contoh yang ada di atas, kebutuhan energi lina adalah 2453 kalori, bila ia sedang program diet maka ia akan mecoba memasukkan kalori 1000 saja dalam sehari, berdasarkan rumus 1000 (kalori masuk) <  2543 (kalori keluar) ini sudah benar. Tetapi jika ia mengurangi jumlah kalori yang masuk sedemikian drastisnya, BMR tubuh sebesar 2543 akan berubah juga menjadi lebih kecil.

Anda tidak dapat men-kalkulasi berapa lebih kecilnya, namun tubuh kita hanya mengerti satu hal, yakni sang pemilih tubuh dalam keadaan bahaya,  kekurangan makan, atau mungkin sedang terdampar di tengan lautan luas tanpa makan sambil menunggu tim penyelamat. Anda tentu sudah pernah mendengar bahwa korban gempa bumi yang terkubur di dalam reruntuhan selam lima hari tanpa makan masih ada kemungkin selamat dan tetap bertahan hidup. Anda bisa bayangkan jika selama itu saja, tanpa makan sama sekali sementara BMR nya tetap 2543, tentu ia sudah mati dalam 2 hari saja dan sebelum diselamatkan dia sudah kehabisan lemak. Tubuh manusia seperti mesin yang amat canggih, bila mengkonsumsi kalori di bawah standar, mak ia ia akan masuk ke fase ‘Dalam Bahaya’ dan bertahan hidup. Sehingga nilai 2543 yang tadi akan menurun dengan sendirinya untuk menghemat energi. Yang fatal adalah jika tubuh kita  dalam kondisi seperti itu, apapun makanan yang masuk, akan menjadi lemak karena tubuh tidak pernah tau kapan ada makanan lagi. Tubuh kita menghemat energi sama seperti saat anda jobless, tentu anda akan menghemat uang anda, karena anda juga tidak tahu kapan anda memperoleh uang lagi.

Meskipun tuhan menciptakan tubuh kita sedemikian canggihnya, namun ia tidak mampu membedakan, kalori rendah yang kita masukkan dalam rangka untuk menurunkan berat badan, atau karena kita dalam kondisi bahaya seperti yang disebutkan di atas.

Sebagai solusi, jika anda ingin menurunkan berat badan yang dianjurkan adalah mengurangi sebesar 500 kalori saja/harinya. Porsir makanan dengan 500 kalori atau makan seperti biasa namun menambah intensitas olahraga dengan pembakaran sebesar 500 kalori ataupun menggunakan kedua metode tersebut. Contoh program diet dengan mengurangi makanan 300 kalori, dan berolahraga mebakar kalori sebanyak 300 kalori. Jangan keliru dengan mengurangi mengkonsumsi makanan sebanyak 500 kalori dan juga berolahraga sebanyak 500 kalori karena jika dijumlahkan akan menjadi kekurangan yaitu sebanyak 1000 kalori. Dan sekali lagi, hal tersebut akan menurunkan BMR anda. Kemudian yang kedua yaitu dalam memporgram BMR ini agar tetap tinggi anda harus makan sesering mungkin, disaranakn 5-6 kali makan setiap harinya, terbagi jadi 3 kali waktu makan utama dan 2-3 kali makanan ringan.

Rahasia Perut Ramping DLM 5 DETIK

Solusi terbaik dan tercepat untuk anda yang menginginkan bentuk perut dan pinggang yang seksi. Anda tampil langsing dalam sekejap. SELENGKAPNYA DI SINI

Makan 6 kali di sini dengan menghitung jumlah kalori terlebih dahulu, misal anda ingin diet sebanyak 2000 kalori maka tidak berarti anda makan 6 kali penuh seperti biasa, tapi bagi jatah 2000 kalori tersebut menjadi 6 kali.