6 Tanda Dietmu Terlalu Ketat dan Tidak Sehat

6 Tanda Dietmu Terlalu Ketat dan Tidak Sehat

6 Tanda Dietmu Terlalu Ketat dan Tidak Sehat

Image credit: collective-evolution.com

DietCepatAlami.com – Siapa sih yang gak tertarik untuk memiliki tubuh yang lebih sehat dan langsing? Kamu pun demikian, ‘kan? Demi penampilan, kita rela melakukan diet yang terkadang bikin merana.

Tapi, kalau kamu mengalami tanda-tanda di bawah ini, bisa saja diet yang kamu lakukan terlalu ketat dan sudah tidak sehat lagi. Alih-alih lebih langsing, bisa-bisa kamu jatuh sakit!

1. Mudah Lemas dan Tak Berenergi

Bila tubuhmu terasa mudah lelah dan tak berenergi, bisa jadi penyebabnya adalah asupan kalorimu terlalu rendah. Tanpa asupan kalori yang memadai, tubuhmu gak memiliki bahan bakar yang mencukupi, makanya kamu terasa lemas sepanjang hari.

Wanita pada umumnya membutuhkan setidaknya 1.200 sampai 1.400 kalori setiap harinya hanya demi memelihara fungsi metabolisme yang sehat. Sebagian dari kamu bahkan butuh lebih dari itu agar dapat melakukan berbagai aktivitasmu sehari-hari.

2. Berpikir Tentang Makanan Terus-Terusan

Apakah kamu terus-menerus menghitung jumlah asupan kalorimu atau kepikiran sama apa yang telah dan akan kamu makan? Kamu mungkin sudah terobsesi, tuh.

Diet yang baik seharusnya menjadi sebuah perubahan gaya hidup yang membuat kamu lebih sadar dengan apa yang kamu makan. Tapi, bukan berarti kamu harus menghabiskan energimu untuk berfokus pada hal itu, lho.

3. Menghindari Kelompok Makanan Tertentu

Menghindari karbohidrat, lemak, atau kategori makanan lainnya mungkin memang membantu bobotmu turun. Tapi, bila gara-gara hal itu kamu juga ikut menghindari sekelompok nutrien penting, hal ini jelas gak baik bagi kesehatanmu dalam jangka panjang. Terlebih, kamu juga bakal bosan dan merasa ada yang kurang.

Sebagai contoh, kamu menghindari karbohidrat sehingga menolak mengkonsumsi karbohidrat kompleks. Padahal di dalamnya juga mengandung vitamin B. Kamu tak cuma kehilangan energi, tapi juga nutrien yang penting untuk menjaga mood-mu.

4. Sukar Tidur

Diet ketat membuatmu lapar. Padahal, ketika merasa lapar, kamu bakalan susah memejamkan mata meskipun sudah merasa lelah dan mengantuk. Selain itu, kamu juga rentan kekurangan nutrisi penting yang mampu membantumu untuk tidur nyenyak.

5. Tak Lagi Berani Makan di Luar Bareng Teman-Teman

Pola diet yang sehat seharusnya bisa diterapkan pada hampir di segala situasi dan kondisi. Baik itu di rumah, ketika bersantap di restoran bersama teman-teman, maupun di saat pesta ketika bufet terhidang di depan mata.

Jika kamu cenderung menghindari kegiatan-kegiatan yang melibatkan makanan, mungkin saja dietmu sudah terlampau ketat. Hal ini malah bisa menjadi senjata makan tuan bila kamu benar-benar memutuskan untuk menghadiri pesta atau jamuan makan malam. Bisa-bisa makanmu justru tak terkendali.

6. Suasana Hati yang Naik Turun

Kita tahu rasanya sebal ketika sedang lapar. Tapi, membatasi kalori secara ketat bisa membuat hal ini makin parah, lho. Hal ini dapat mempengaruhi senyawa kimia di otak dan membuat kamu jadi lebih mudah depresi, cemas, dan mudah tersinggung.

Perubahan suasana hati yang cepat akhirnya dapat mengacaukan program dietmu dengan memicu keinginan makan yang berlebihan. Ujung-ujungnya, bobot tubuh yang sudah hilang pun jadi bisa kembali lagi.

Udah tahu kalau diet terlalu ketat itu gak baik, ‘kan? Kenali tanda-tandanya sejak awal sebelum dietmu berdampak serius bagi kesehatanmu.