6 Manfaat Cabai Sebagai Makanan Diet

Anda tentu tak asing lagi dengan cabai. Makanan yang satu ini mudah sekali dijumpai dan nyaris tak pernah absen dari hidangan kita sehari-hari.

Tapi, tahukah Anda jika cabai ternyata bermanfaat sebagai makanan diet?

Sejumlah studi sudah membuktikan kehebatan kapsaisin, senyawa aktif yang terkandung dalam cabai.

Beberapa jenis cabai bahkan digunakan sebagai obat herbal.

Tapi, bagaimana cabai membantu Anda mendapatkan berat badan ideal? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Kapsaisin dalam cabai membantu mempercepat metabolisme tubuh Anda

Kapsaisin merupakan senyawa aktif yang terkandung dalam cabai.

Senyawa ini pula yang kerap menentukan tingkat kepedasan cabai.

Semakin banyak jumlah kapsaisinnya, semakin pedas pula rasanya.

Nah, ternyata kapsaisin memiliki kemampuan untuk mendorong metabolisme dalam tubuh Anda.

Lewat sebuah studi, ditemukan bahwa kapsaisin membantu meningkatkan panas yang diproduksi oleh tubuh, sehingga membuat Anda membakar lebih banyak kalori harian.

Anda pasti menyadari tubuh kita jadi berkeringat setelah mengkonsumsi makanan pedas, bukan?

Pada studi yang lain, mereka yang mengkonsumsi sarapan yang mengandung kapsaisin dan minyak trigliserida rantai-menengah membakar kalori 51 persen lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang sarapannya tidak mengandung kapsaisin.

Meski begitu, efek percepatan metabolisme yang disebabkan oleh kapsaisin tidaklah signifikan.

2. Cabai membantu mengurangi nafsu makan

Selain mempercepat metabolisme, cabai ternyata juga berguna untuk membantu menekan nafsu makan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Ini tentu bermanfaat jika Anda tengah berusaha membatasi kalori saat diet.

Menurut beberapa studi, kapsaisin dalam cabai dapat mempengaruhi produksi hormon ghrelin, yaitu hormon yang mengatur nafsu makan.

Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang mengkonsumsi kapsaisin mengalami pengurangan asupan hingga 16 persen.

3. Cabai menjaga kesehatan sistem pencernaan

Sistem pencernaan yang buruk membuat penyerapan nutrisi menjadi kurang optimal.

Kekurangan nutrisi tertentu dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak agar tubuh memperoleh nutrisi dengan jumlah yagn dibutuhkan.

Nah, cabai dapat dimanfaatkan untuk menjaga pencernaan Anda tetap sehat dan lancar, sehingga penyerapan nutrisi pun menjadi optimal.

Tapi, harus diingat, asupan cabai yang terlalu banyak bisa membuat perut Anda panas dan mengganggu pencernaan.

4. Kapsaisin juga berguna dalam membantu pengolahan karbohidrat dan oksidasi lemak

Pada studi yang dilakukan oleh University of Maryland Medical Center, ditemukan bahwa kapsaisin berperan dalam mengolah karbohidrat menjadi energi.

Jadi, Anda tidak perlu kuatir jika kalori menumpuk dan menimbulkan kegemukan.

Selain itu, kapsaisin ternyata juga efektif dalam metabolisme lemak, terutama menyingkirkan lemak yang berada pada area hati.

Jika menumpuk, lemak ini memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan kardiovaskuler.

5. Rasa pedas pada cabai mencegah Anda makan berlebihan

Rasa pedas yang cukup tinggi, seperti pada cabai rawit, membuat lidah Anda mati rasa untuk beberapa saat.

Meski rasanya bikin ketagihan, kita tidak tergoda untuk mengkonsumsinya secara berlebihan.

Lewat cara ini, Anda dapat menjaga diri untuk tidak makan berlebihan, sehingga asupan kalori pun lebih terkontrol.

6. Cabai membuat Anda membakar kalori lebih banyak saat olahraga

Dengan manfaat dorongan metabolisme yang dipunyai kapsaisin, Anda dapat membakar kalori dengan lebih efektif jika mengkonsumsi cabai sebelum berolahraga.

Lewat sebuah penelitian, capsaisin terbukti  ampuh meningkatkan energi dan tingkat kewaspadaan.

Selain itu, senyawa ini juga memberi Anda dorongan stamina, sehingga Anda bisa berolahraga lebih lama dan membakar kalori lebih banyak.

Inilah cara kempiskan perut buncit secara sehat dalam hitungan hari saja!

Setelah mengetahui manfaat cabai sebagai makanan diet di atas, tertarikkah Anda untuk mencobanya sendiri?